Franck Ribery Angkat Bicara Soal Sikap Kasarnya Di Lapangan

Winger Bayern Munich, yakni Franck Ribery kini menjadi pemberitaan karena sikapnya selama di lapangan. Walau begitu, Ribery secara tegas mengatakan bahwa dirinya bukanlah pesepakbola yang bermain dengan curang.

Pemain sepakbola berusia 33 tahun tersebut menjadi salah satu yang ikut dalam empat kejadian dalam musim ini. Dalam beberapa laga, baik tangan, lengan, maupun sikunya terlihat selalu menyerang bagian tubuh dari tim lawan.

Salah satu kejadian yang paling terlihat adalah di Piala Super Jerman yang sukses bagi Bayern Munich dengan skor 2-0 atas Borussia Dortmund. Franck Ribery tertangkat dua kali menyikut pemain lawan, Dortmund Felix Passlack namun tak mendapat sanksi.

Sikap kasar Ribery menjadikannya memperoleh teguran keras. Salah satunya dari kapten klub mereka, Philipp Lahm. ” Aku tahu dengan baik bahwa aku mesti memastikan tindakannya, namun, aku di sini mengungkapkan bahwa tindakanku tetap dalam batas wajar, ” kata Ribery.

” Sejak semua pihak menjadikanku bahan pembicaraan, sejujurnya aku sudah merasakan jika tim lawan berupaya memprovokasiku lebih keras, ” sambung pesepakbola dari Prancis ini.

Lebih lanjut, dirinya menilai sebagai pemain top yakni lawan-lawannya pasti mengetahui duel denganku begitu ketat. Itu hal yang membuat mereka ingin menghentikan perlawananku dengan cara mereka. “ Sepanjang musim ini, aku juga terkena tendangan, serangan dan pelanggaran dari tim lawan. ”

Walau begitu, Franck Ribery kadang ingin melakukan serangan balik, jika bertemu dengan lawan yang menyerangnya lebih dulu. Namun, hal itu hanya akan membuatnya dikeluarkan dari lapangan dengan tuduhan permainan yang curang. ” Yakinlah, aku tidak akan menyakiti orang lain di momen-momen yang penting dan lalu semuanya akan dilupakan.” Tutupnya.

Penulis: | 13 Oktober 2016 | Berita Bola