Ini Perasaan Van Gaal Setelah Dipecat Manchester United

Louis van Gaal kini sudah lebih ikhlas dengan pemecatan yang dialamatkan kepadanya. Dia resmi diberhentikan dari Manchester United, pada Senin 23 Mei yang lalu. Dia tetap berupaya memperlihatkan semangat dan tegar karena merasa sudah membawa tim mendapat setidaknya target yang dibebankan manajemen, yakni trofi pada musim 2015/2016.

Manajemen klub secara terbuka merilis berita pemecatan Louis Van Gaal hanya berselang dua hari setelah Manchester United menjadi juara Piala FA 2015/2016. Mereka memperoleh trofi setelah menjadi pemenang dalam laga ketika berhadapan dengan Crystal Palace dengan skor akhir 2-1.

” Suatu kebanggaan bagi saya dapat melatih dan membawa klub besar seperti Man United FC. Selama menjalani tugas saya disini, saya merasa sudah dapat memperlihatkan semangat kepada tim dan memiliki ambisi dan mimpi untuk klub yang dapat kami wujudkan, ” papar Van Gaal.

Van Gaal juga mengatakan bahwa kini dia sudah bangga dapat menjadi keluarga MU dan berhasil memberikan Piala FA bagi tim di ujung karirnya sebagai pelatih. Dia juga bahagia mempunyai rekam jejak karir yang baik yang menambah keistimewaan setelah mendapat Piala FA.

” Awalnya saya memang akan bersama mereka selama tiga tahun. Saya kecewa harus menyudahi kerjasama dalam waktu yang lebih cepat. Akan tetapi, saya yakin klub ini dapat melanjutkan masa depan yang lebih baik lagi. Kemenangan Piala FA dapat menjadi dasar yang kuat untuk perkembangan yang baik di musim berikutnya, ” ucap Van Gaal lagi.

Memecat Louis Van Gaal lebih cepat menjadikan klub harus menyediakan dana yang besar. Media mengungkapkan bahwa Manchester United harus membayarnya sekitar lima juta Poundsterling sebagai pesangon kontrak saat pemutusan kerja. Tambahan 400 ribu Poundsterling sebagai bonus karena dapat memenangkan gelar juara Piala FA 2015/2016.

Penulis: | 24 Mei 2016 | Berita Bola