Zinedine Zidane: Pemecatan Adalah Bagian Dari Pekerjaan Saya

Pelatih Real Madrid, yakni Zinedine Zidane mengungkapkan bahwa dirinya tidak memiliki rasa takut dengan yang namanya dipecat. Baginya, pemecatan merupakan bagian dari pekerjaan seorang manajer klub.

Zinedine Zidane mulai memimpin Real Madrid sejak musim 2015/2016 yang lalu, dia bertugas untuk menggantikan posisi Rafael Benitez di pertengahan musim. Pada akhir musim, Zidane dinilai berhasil meningkatkan tim Madrid menjadi juara Liga Champions.

Bermodal satu gelar Liga Champions tersebut, Zidane semakin optimis dapat membawa Madrid. Setelah berlaga di awal musim dengan positif, kini Madrid sedang menurun. Empat laga terakhir mereka di seluruh ajang usai dengan hasil seri.

Sebagai pelatih, tentunya Zidane mendapat perhatian lebih. Apalagi, Madrid merupakan klub dengan penuh tuntutan. Jika pelatih dinilai gagal, maka pihak atas tak segan untuk memecat langsung.

” Saya tidak memikirkan soal pemecatan. Saya bekerja dengan hati. Saya juga memperoleh peluang yang baik dan nyaman di tim ini, ” ujar Zidane.

Lebih lanjut, Zidane mengatakan tetap akan belajar dan membuat dirinya semakin terpacu. Pasalnya, bekerja dengan para pemain yang tangguh tiap hari merupakan keberuntungan baginya.

“ Saya melakukan sepenuh hati untuk di lapangan. Saya memiliki tim yang tangguh, sukses atau gagal, tim saya adalah orang yang hebat, ” kata Zidane.

Peringkat Madrid dalam babak klasemen sementara La Liga tidak begitu menurun. Dalam tujuh minggu, mereka saat ini ada di peringkat kedua dengan 15 poin, nilai yang sama dengan yang dimiliki Atletico Madrid sebagai pemuncak.

Selain performa yang menurun, gosip mengenai para pemain di ruang ganti Real Madrid yang tidak begitu akrab juga dibantahnya. Striker Madrid, yakni Alvaro Morata, pernah mengungkapkan bahwa seluruh pesepakbola ada di belakang Zinedine Zidane.

Penulis: | 7 Oktober 2016 | Liga Spanyol